BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Unand- latar belakang dictidikan ,1.1. Latar Belakang Peternakan merupakan bagian dari subsektor pertanian yang terus diupayakan pengembangannya untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Salah satu usaha peternakan yang dapat membantu menunjang kebutuhan tersebut adalah sapi potong. Sapi potong merupakan komoditas ternak yang potensial dikembangkan di Indonesia.PENDAHULUAN Latar BelakangLatar Belakang Ternak itik merupakan salah satu komoditi unggas yang mempunyai peran cukup penting sebagai penghasil telur dan daging untuk mendukung ketersediaan protein hewani yang murah dan mudah didapat. Di Indonesia, itik umumnya diusahakan sebagai penghasil telur namun ada pula yang diusahakan sebagai penghasil daging.



BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Unand

1.1. Latar Belakang Peternakan merupakan bagian dari subsektor pertanian yang terus diupayakan pengembangannya untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Salah satu usaha peternakan yang dapat membantu menunjang kebutuhan tersebut adalah sapi potong. Sapi potong merupakan komoditas ternak yang potensial dikembangkan di Indonesia.

Contact the supplier

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Pemberian merek suatu produk adalah sebuah seni dalam pemasaran. Sebab, merek merupakan aset yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat dijadikan keunggulan dalam bersaing (Aaker, 1991:13). Nama merek yang kuat akan berpengaruh pada peningkatan pembelian oleh konsumen pada jangka panjang. Pada masa modern ini, perusahaan dituntut

Contact the supplier

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Madu adalah zat manis alami yang dihasilkan lebah dengan bahan baku nektar bunga. Diperlukan dua faktor untuk menghasilkan madu. Pertama, bunga yang nektarnya merupakan bahan baku pembuatan madu. Kedua, serangga yaitu lebah yang merupakan tenaga ahlinya. Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

A. Latar Belakang Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki wilayah perairan yang sangat luas yang terdiri dari 17.508 pulau dengan panjang garis pantai 81.290 km. uas wilayah laut Indonesia sekitar 5.176.800 km². Dengan luasnya lautan yang ada, banyak potensi kekayaan laut yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Contact the supplier

PENDAHULUAN Latar Belakang

Latar Belakang Ternak itik merupakan salah satu komoditi unggas yang mempunyai peran cukup penting sebagai penghasil telur dan daging untuk mendukung ketersediaan protein hewani yang murah dan mudah didapat. Di Indonesia, itik umumnya diusahakan sebagai penghasil telur namun ada pula yang diusahakan sebagai penghasil daging.

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

A. Latar Belakang Konsep kepastian hukum mencakup sejumlah aspek yang saling mengkait. Salah satu aspek dari kepastian hukum ialah perlindungan yang diberikan pada individu terhadap kesewenang-wenangan individu lainnya, hakim, dan administrasi (pemerintah). Adalah kepercayaan akan kepastian hukum yang seharusnya dapat dikaitkan individu ...

Contact the supplier

PENDAHULUAN Latar Belakang

Latar Belakang Ternak itik merupakan salah satu komoditi unggas yang mempunyai peran cukup penting sebagai penghasil telur dan daging untuk mendukung ketersediaan protein hewani yang murah dan mudah didapat. Di Indonesia, itik umumnya diusahakan sebagai penghasil telur namun ada pula yang diusahakan sebagai penghasil daging.

Contact the supplier

PENDAHULUAN Latar Belakang

A. Latar Belakang Indonesia merupakan negara kepulauan tempat bertemunya tiga lempeng besar, yaitu lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempabumian yang cukup tinggi.

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

A. Latar Belakang Masalah Pendidikan memegang peranan penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, yaitu manusia yang bersikap rasional, teliti, kreatif, peka terhadap perubahan serta mempunyai keahlian dan keterampilan yang profesional, untuk dapat meningkatkan taraf hidup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. ...

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

A. Latar Belakang Kecantikan adalah anugerah terindah bagi wanita. Kecantikan memiliki kemampuan magnetik luar biasa yang mampu meruntuhkan dunia laki-laki. Keagungan dan kekuasaan laki-laki dapat jatuh dan bertekuk lutut di bawah kakinya. Beberapa contoh ilustrasi misalnya, kisah Adam dan Hawa,

Contact the supplier

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Pemberian merek suatu produk adalah sebuah seni dalam pemasaran. Sebab, merek merupakan aset yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat dijadikan keunggulan dalam bersaing (Aaker, 1991:13). Nama merek yang kuat akan berpengaruh pada peningkatan pembelian oleh konsumen pada jangka panjang. Pada masa modern ini, perusahaan dituntut

Contact the supplier

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Isu lingkungan bukan lagi menjadi isu yang baru, dimana saat ini permasalahan lingkungan menjadi topik yang semakin hangat dibicarakan oleh publik khususnya dalam dunia bisnis. Permasalahan lingkungan tersebut dikarenakan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, perusahaan secara langsung maupun tidak langsung berinteraksi ...

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Kalimat adalah gabungan dari beberapa kata yang dapat berdiri sendiri, menyatakan makna yang lengkap dan mengungkapkan suatu maksud dari pembicara. Secara tertulis, kalimat sedikitnya terdiri dari subjek dan predikat, ditandai dengan huruf kapital dan tanda baca yang sesuai.

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

A. Latar Belakang Masalah Kedisiplinan merupakan suatu hal yang menjadi tolak ukur untuk mengetahui apakah peran manajer atau pimpinan secara keseluruhan dapat dilaksanakan dengan baik atau tidak. Disiplin juga merupakan bentuk pengendalian diri karyawan dan pelaksanaan yang teratur menunjukkan tingkat

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

A. Latar Belakang Kecantikan adalah anugerah terindah bagi wanita. Kecantikan memiliki kemampuan magnetik luar biasa yang mampu meruntuhkan dunia laki-laki. Keagungan dan kekuasaan laki-laki dapat jatuh dan bertekuk lutut di bawah kakinya. Beberapa contoh ilustrasi misalnya, kisah Adam dan Hawa,

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Menguraikan tentang latar belakang permasalahan penelitian, pokok permasalahan, tujuan penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan. BAB II: Pelaksanaan Pemberian Kredit Angsuran Fidusia (KREASI) Oleh Pegadaian (studi Kasus Kantor Pegadaian Jatinegara) BAB III: Penutup Merupakan bab penutup yang berisikan simpulan dan saran.

Contact the supplier

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Madu adalah zat manis alami yang dihasilkan lebah dengan bahan baku nektar bunga. Diperlukan dua faktor untuk menghasilkan madu. Pertama, bunga yang nektarnya merupakan bahan baku pembuatan madu. Kedua, serangga yaitu lebah yang merupakan tenaga ahlinya. Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

A. Latar Belakang Masalah . Pelanggan-pelanggan yang mengeluh memberi perusahaan suatu peluang untuk memperbaiki masalah yang mungkin tidak diketahui oleh perusahaan. Hal ini dapat memulihkan hubungan dengan konsumen yang menyampaikan keluhan dan memperbaiki kepuasan di masa mendatang bagi konsumen. Keluhan mungkin

Contact the supplier

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Isu lingkungan bukan lagi menjadi isu yang baru, dimana saat ini permasalahan lingkungan menjadi topik yang semakin hangat dibicarakan oleh publik khususnya dalam dunia bisnis. Permasalahan lingkungan tersebut dikarenakan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, perusahaan secara langsung maupun tidak langsung berinteraksi ...

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

A. Latar Belakang Masalah Islam adalah agama dakwah yaitu agama yang mengajak dan memerintahkan umatnya untuk selalu menyebarkan dan menyiarkan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia 1 Keharusan tetap berlangsungnya dakwah Islamiyah di tengah-tengah masyarakat itu sendiri, merupakan realisasi dari salah satu fungsi hidup setiap

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

A. Latar Belakang Konsep kepastian hukum mencakup sejumlah aspek yang saling mengkait. Salah satu aspek dari kepastian hukum ialah perlindungan yang diberikan pada individu terhadap kesewenang-wenangan individu lainnya, hakim, dan administrasi (pemerintah). Adalah kepercayaan akan kepastian hukum yang seharusnya dapat dikaitkan individu ...

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Menguraikan tentang latar belakang permasalahan penelitian, pokok permasalahan, tujuan penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan. BAB II: Pelaksanaan Pemberian Kredit Angsuran Fidusia (KREASI) Oleh Pegadaian (studi Kasus Kantor Pegadaian Jatinegara) BAB III: Penutup Merupakan bab penutup yang berisikan simpulan dan saran.

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

A. Latar Belakang Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki wilayah perairan yang sangat luas yang terdiri dari 17.508 pulau dengan panjang garis pantai 81.290 km. uas wilayah laut Indonesia sekitar 5.176.800 km². Dengan luasnya lautan yang ada, banyak potensi kekayaan laut yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Contact the supplier

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

A. Latar Belakang Masalah Kedisiplinan merupakan suatu hal yang menjadi tolak ukur untuk mengetahui apakah peran manajer atau pimpinan secara keseluruhan dapat dilaksanakan dengan baik atau tidak. Disiplin juga merupakan bentuk pengendalian diri karyawan dan pelaksanaan yang teratur menunjukkan tingkat

Contact the supplier